ORADO Jawa Timur Ingin UMKM Lokal Jadi Mitra Produksi Perlengkapan Domino Profesional

okejatim.com

SURABAYA – ORADO Jatim (Federasi Olahraga Domino Indonesia Jawa Timur) membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memproduksi berbagai perlengkapan olahraga domino yang sesuai dengan standar dan regulasi resmi organisasi.

Melalui program kolaborasi ini, ORADO Jatim mendorong keterlibatan UMKM dalam produksi batu domino, papan permainan, hingga berbagai perlengkapan pendukung yang digunakan dalam pertandingan resmi. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya mendukung perkembangan olahraga domino, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Jawa Timur.

Ketua ORADO Jatim, Mahenda Abdillah Kamil, mengatakan pihaknya ingin memastikan kebutuhan perlengkapan domino dapat dipenuhi oleh produk lokal yang memiliki kualitas sesuai standar pertandingan resmi.

“ORADO Jatim ingin membuka ruang kolaborasi yang luas bagi pelaku UMKM di Jawa Timur. Kami berharap produk-produk yang dihasilkan nantinya memiliki kualitas sesuai regulasi ORADO dan dapat digunakan dalam berbagai event resmi,” ujar Mahenda saat talkshow bersama Rumah Literasi Digital di Surabaya, Jumat (29/5/2026).

Menurut Mahenda, perkembangan olahraga domino di Jawa Timur menunjukkan tren yang terus meningkat. Seiring bertambahnya jumlah atlet, komunitas, dan turnamen domino, kebutuhan terhadap perlengkapan permainan yang berkualitas juga diperkirakan akan semakin besar.

Karena itu, ORADO Jatim melihat kolaborasi dengan UMKM sebagai langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan tersebut sekaligus menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat.

“Pelaku UMKM nantinya tidak hanya menjadi produsen perlengkapan lokal, tetapi juga berpotensi memasok kebutuhan event domino di berbagai wilayah,” katanya.

Ia menambahkan, kerja sama ini menjadi bagian dari upaya ORADO Jatim membangun ekosistem olahraga domino yang profesional, mandiri, dan berdaya saing.

“Kami ingin olahraga domino tidak hanya berkembang sebagai cabang olahraga prestasi milik Indonesia, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris ORADO Jatim, Esti Nalurani, menyatakan bahwa kolaborasi dengan UMKM merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menghadirkan olahraga domino yang profesional sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Menurut Esti, potensi perkembangan olahraga domino di Jawa Timur masih sangat besar. Oleh karena itu, pertumbuhan organisasi perlu berjalan beriringan dengan berkembangnya usaha-usaha lokal yang mendukung kebutuhan olahraga tersebut.

“Olahraga domino memiliki potensi besar untuk berkembang. Karena itu, kami ingin pertumbuhan ORADO Jatim juga berjalan seiring dengan tumbuhnya pelaku UMKM lokal. Nantinya, produk-produk buatan UMKM ini diharapkan bisa menjadi standar perlengkapan pertandingan domino di Jawa Timur,” jelasnya.

Esti yang akrab disapa Cici menambahkan, ORADO Jatim juga akan mendorong penerapan standarisasi produksi agar kualitas batu domino dan papan permainan tetap terjaga sesuai ketentuan organisasi.

Dengan adanya program ini, ORADO Jatim berharap UMKM tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan perlengkapan pertandingan di tingkat daerah, tetapi juga berpeluang menjadi pemasok untuk berbagai event domino di tingkat regional maupun nasional.

“UMKM nantinya tidak hanya menjadi produsen perlengkapan lokal, tetapi juga berpotensi memasok kebutuhan event ORADO di berbagai wilayah,” pungkasnya.

Editor : Redaksi

Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru