Warga Klurak Candi Resah, Polisi Diminta Tindak Dugaan Arena Sabung Ayam dan Judi Dadu

SIDOARJO – Sejumlah warga Desa Klurak, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, mengaku resah dengan dugaan masih beroperasinya arena perjudian sabung ayam dan judi dadu di wilayah mereka. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama jajaran Polresta Sidoarjo segera mengambil langkah tegas apabila aktivitas tersebut terbukti melanggar hukum.

Seorang warga yang meminta identitasnya disamarkan, sebut saja Dian, mengatakan informasi mengenai penutupan lokasi perjudian yang sempat beredar di media sosial dinilai belum sesuai dengan kondisi di lapangan. Menurutnya, aktivitas di lokasi tersebut diduga masih berlangsung.

"Justru sekarang lokasinya semakin besar. Warga berharap aparat benar-benar menindak jika memang masih ada praktik perjudian di sana," ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Dian mengaku banyak warga merasa tidak nyaman dengan keberadaan lokasi yang diduga menjadi arena perjudian tersebut. Namun, sebagian masyarakat memilih tidak bersuara karena khawatir terhadap dampak yang mungkin timbul.

Ia berharap aparat penegak hukum segera melakukan pengecekan dan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku. Bahkan, apabila tidak ada tindak lanjut, sejumlah warga berencana menyampaikan aspirasi ke Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan DPRD Sidoarjo.

Menanggapi persoalan tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menegaskan bahwa aktivitas perjudian tidak diperbolehkan. Ia juga meminta informasi mengenai lokasi yang dimaksud untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Sidoarjo, Akp Tri Novi, mengapresiasi informasi yang disampaikan masyarakat. Ia mengimbau warga untuk melaporkan dugaan aktivitas yang meresahkan melalui Layanan Kepolisian 110 atau Hotline Dumas Polresta Sidoarjo di Wa 08155100110, agar dapat segera diteruskan kepada jajaran yang berwenang untuk dilakukan pengecekan dan penanganan sesuai prosedur hukum.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai hasil pengecekan di lokasi yang dimaksud. Aparat kepolisian diharapkan segera melakukan verifikasi agar informasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat dipastikan kebenarannya.

Editor : Redaksi