Adu Banteng Pick Up VS Motor di Kepatihan Menganti Gresik, 1 Tewas

Gresik – Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di Jalan Raya Kepatihan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, pada Rabu (14/1/2026) dini hari sekitar pukul 02.15 WIB. Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha NMAX dan sebuah kendaraan pick up, mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, sepeda motor Yamaha NMAX bernomor polisi W 6758 FC melaju dari arah timur ke barat. Motor tersebut dikendarai oleh dua orang, namun identitas pengendara dan penumpangnya belum diketahui lantaran tidak membawa identitas diri saat kejadian.

Di waktu yang bersamaan, dari arah berlawanan atau barat ke timur, melaju sebuah kendaraan pick up bernomor polisi S 8223 WN. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Ahmad Sahrul Asrofi, seorang sopir asal Dusun Ngampungan, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.

Diduga kuat, benturan keras tak terhindarkan saat kedua kendaraan bertemu di lokasi kejadian. Akibat tabrakan tersebut, pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia (MD) di tempat kejadian perkara.

Sementara satu korban lainnya yang dibonceng mengalami luka berat (LB) dan segera dilarikan ke RS Eka Husada Menganti untuk mendapatkan penanganan medis.

Tidak ada korban luka ringan dalam peristiwa ini. Polisi mencatat jumlah korban meninggal dunia sebanyak satu orang dan satu orang mengalami luka berat.

Saksi mata di lokasi kejadian, Dodik Soeprayogi (50), Kepala Desa Kepatihan, membenarkan adanya kecelakaan tersebut dan membantu proses awal evakuasi korban sebelum petugas tiba di lokasi.

Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 30 juta.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Lantas Polsek Menganti guna penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.

Polisi mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta membawa kelengkapan identitas diri demi keselamatan bersama.

Editor : Redaksi